Kamis, 14 Juni 2012
ANTARA perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS), mana yang lebih baik? Mendengar pertanyaan ini, mengingatkan saya tentang bagaimana memilih sebuah baju. Baju warna merah dan baju warna biru dengan model yang sama, mana yang lebih bagus? Ya, setiap orang akan memiliki perspektif berbeda. Ada yang melihat dari warna kesukaan, dari warna kulit yang memakai, atau lainnya. Pertimbangan itu justru sesuatu yang berasal dari luar baju tersebut. Begitu juga dengan PTN dan PTS. Namun perlu dipertegas, bahwa kita juga perlu melihat dari segi kualitas.
Untuk mencari mana yang lebih baik, mari kita lihat secara global.
Bukan sekadar gengsi
Ketika seseorang lulus dari SMA, seharusnya mereka memiliki pemikiran yang lebih dewasa dalam memilih. Bukan sekadar gengsi untuk masuk kampus ternama, tetapi lebih didasarkan membaca kemampuan diri. Kita harus bisa memilih di mana passion kita. Ketika seseorang memiliki passion dalam suatu bidang, maka akan mudah untuk menjalani pilihan. Jadi fenomena mahasiswa yang terlalu-cinta-kampus tidak akan terlalu sering muncul.
Tergantung subjeknya
Sederhana saja, yang membuat seseorang berhasil di bangku perkuliahan itu bukan PTN atau PTS-nya, tapi orang itu sendiri. Ketika dia berkuliah di PTS atau PTN yang terbaik sekali pun, namun tidak didukung dengan semangat menuntut ilmu, maka hasilnya akan sama saja. Walaupun sedikit banyak kondisi kampus berpengaruh, namun alasan paling dasar yang menentukan kesuksesan seorang dalam menuntut ilmu adalah bagaimana orang yang menjalani.
Pendidikan yang dikomersialkan
Inilah yang sedang hot sekarang. Bagaimana pendidikan sudah mulai diperjualbelikan. Biaya pendidikan sudah semakin tinggi. Hingga muncul istilah pendidikan hanya untuk orang kaya. Ketika dulu PTS dianggap lebih mahal dari PTN, kini istilah tersebut tidak lagi 100 persen benar. Terlalu banyak fakta yang menunjukkan bahwa harga menjulang terjadi di semua sektor pendidikan tanpa memandang apakah itu negeri ataupun swasta. Inilah yang harus menjadi koreksi bersama seluruh rakyat Indonesia, agar pendidikan di Indonesia ini merata dan tidak menimbulkan gap-gap antara si kaya dan si miskin.
Menjadi orang berpendidikan
Jika boleh dibilang, inilah yang paling penting. Tidak penting di mana seseorang berkuliah, yang penting adalah ketika bagaimana dia melepas almamater kampusnya. Yaitu bagaimana seseorang benar-benar menjadi orang yang berpendidikan.
Jika melihat Kamus Besar Bahasa Indonesia, arti kata pendidikan adalah proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan . Dari sini bisa dilihat bahwa orang yang berpendidikan adalah orang yang mampu memiliki sikap dan tata laku dewasa setelah mereka menyelesaikan proses pendidikan. Secara gampangnya, di mana saja orang itu kuliah, maka setelah lulus seharusnya orang tersebut memiliki pemikiran yang lebih dewasa dibandingkan saat dia masuk kuliah untuk pertama kali.
Bagaimana kehidupan setelah kuliah
Berbicara teori itu mudah, tapi mengaplikasikannya yang masih menjadi tanda tanya. Inilah yang akan dirasakan setelah lulus kuliah. Di bangku perkuliahan, yang sering dipelajari adalah teori. Bahkan ketika belajar teori saja masih sering gagal, apalagi dengan praktiknya.
Berangkat dari pengertian pendidikan pada artian sebelumnya, setelah seseorang lulus kuliah, maka orang tersebut harus mampu mengaplikasikan kemampuan yang dia miliki. Pada saat itu, apakah dia lulusan PTN ataupun PTS tidaklah dipedulikan. Hal terpenting adalah apa yang dikuasai orang tersebut dan seberapa jauh mereka mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan nyata.
Bermanfaat bagi apa pun dan siapa pun
Entah berasal dari PTS atau PTN, maka seseorang harus bisa bermanfaat bagi keluarga, orang lain, agama ataupun negara. Ini juga merupakan bukti bahwa seseorang itu benar-benar berpendidikan . Dia harus mampu membuktikan predikat yang disandangnya. Apabila seseorang bertanggung jawab dengan statusnya sebagai orang berpendidikan , maka tidak akan lagi muncul koruptor yang berani memakan uang rakyat. Tidak akan ada lagi kasus yang melibatkan orang yang mengaku berpendidikan.
Bermanfaat di sini bisa dalam berbagai hal. Bisa dalam bentuk pengabdian pada masyarakat, bisa dalam bentuk pemikiran dan penelitian, atau bisa juga dalam bentuk apresiasi sesuai bidang masing-masing.
Jadi PTN dan PTS, mana yang lebih baik ?
Keduanya sama baik. Keduanya akan menjadi pintu penghubung menuju masa depan seseorang. Dan kuncinya ada di tangan masing-masing orang. Masa depan ada di tangan masing-masing.
Untuk para mahasiswa yang sedang memasuki perkuliahan, tidak perlu merasa benci ataupun stres dan minder ketika diterima di kampus yang tidak diinginkan. Mungkin di situlah momen kehidupan akan dimulai. Dan bagi mereka yang belum mendapat kesempatan berkuliah tahun ini, tidak perlu berkecil hati, karena kehidupan nyata merupakan bangku kuliah bagi kita semua.
Posted on 05.48 by Unknown
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
music
About
Ass... saudara-saudara di nusantara,sy sebagai pemilik blog ini memberikan kesempatan kepada saudara-saudara di nusantara yang ingin memasang iklan di blog dengan biaya yang sangat sedikit anda keluarkan
silahkan hubungi kami :
email : alieashbar@ymail.Com
handphone : 085299246933
Popular Posts
-
Para pengguna Mac sebaiknya waspada, pasalnya seorang hacker berhasil mengelabui pengguna komputer Apple lalu menginfeksi Macintosh dengan k...
-
Dua situs palsu yang menyamar sebagai Wikipedia dan Twitter, telah 'diusir' dari internet. Tidak hanya itu, masing-masing situs itu ...
-
Mantan pimpinanFacebook berkata sesuatu yang cukup 'pedas' pada bekasperusahaannya, dengan mengatakan bahwa kekuatan pengguna Facebo...
-
Mata Bengkak Setelah Menangis Lingkungan Orang yang habis menangis pasti ketahuan dari matanya bengkak. Makanya banyak yang memilih menahan ...
-
Tenses merupakan bahan ajaran atau komponen penting dalam mempelajari bahasa inggris terutama, bagi mahasiswa jurusan pendidikan bahasa ingg...
-
Sebelumnya ku tulis ciri-ciri perawan.. dan sekarang kutulis ciri-ciri tidak perawan Ini jangan dijadikan patokan 100% lho..... semoga Threa...
-
Tiga dasar suara Dalam beatboxing manusia, alurkebanyakan dibuat dengan menggunakan tiga suara dasar.The kick drum, snare drum dan hi-hat. T...
-
Internet saat initumbuh dengan pesat dan menjangkau seluruh kalangan masyarakat, tidak terkecuali anak-anak. Norton Online Family Report dar...
-
Lelaki Mengagumi Perempuan Karena Fisiknya. Ciri-ciri Apa sajakah Yang diidamkan Lelaki: 1. PINGGANG RAMPING Perempuan bertubuh kurus ternya...
-
Madara: akhirnya dua takdir itu dan akulah pemanangnya Naruto: madara !! -membuat cho oodama rasengan n menyerang madara tapi hanya mel...

0 Silahkan komentar kie:
Posting Komentar