Minggu, 23 September 2012


BAB 1

Pendahuluan
Bahasa adalah sistem simbol dan tanda. Yang dimaksud dengan sistem simbol adalah hubungan simbol dengan makna yang bersifat konvensional. Sedangkan yang dimaksud dengan sistem tanda adalah bahwa hubungan tanda dan makna bukan konvensional tetapi ditentukan oleh sifat atau ciri tertentu yang dimiliki benda atau situasi yang dimaksud. Dalam bahasa Indonesia kata cecak memiliki hubungan kausal dengan referennya atau binatangnya. Artinya, binatang itu disebut cecak karena suaranya kedengaran seperti cak-cak-cak. Oleh karena itu kata cecak disebut tanda bukan simbol. Lebih lanjut Fodor mengatakan bahwa problema bahasa adalah problema makna.


DAFTAR ISI


BAB I.PENDAHULUAN
       Pendahuluan 1
  Daftar isi 2
BAB II.ISI
PENGERTIAN DAN PENJELASAN BAHASA 3
1.Pengertian Bahasa………………………………......................................................................................3
2.Aspek Bahasa 3
3.Benarkah Bahasa mempengaruhi prilaku manusia ....................................................................4
        a.Bahasa dan Realita.........................................................................................................4
b.Bahasa dan Prilaku…………………..................................................................................5
4.Bahasa sebagai Alat Komunikasi  ................................................................................................6


BAB III.PENUTUP
        Kesimpulan………………………………………………………………………………………………………………………………12
DAFTAR PUSTAKA



BAB II

1. Pengertian Bahasa
Menurut Gorys Keraf (1997 : 1), Bahasa adalah alat komunikasi antara anggota masyarakat berupa simbol bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia. Mungkin ada yang keberatan dengan mengatakan bahwa bahasa bukan satu-satunya alat untuk mengadakan komunikasi. Mereka menunjukkan bahwa dua orang atau pihak yang mengadakan komunikasi dengan mempergunakan cara-cara tertentu yang telah disepakati bersama.  Lukisan-lukisan, asap api, bunyi gendang atau tong-tong dan sebagainya. Tetapi mereka itu harus mengakui pula bahwa bila dibandingkan dengan bahasa, semua alat komunikasi tadi mengandung banyak segi yang lemah.
 Bahasa memberikan kemungkinan yang jauh lebih luas dan kompleks daripada yang dapat diperoleh dengan mempergunakan media tadi. Bahasa haruslah merupakan bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia. Bukannya sembarang bunyi. Dan bunyi itu sendiri haruslah merupakan simbol atau perlambang.

2. Aspek Bahasa
Bahasa merupakan suatu sistem komunikasi yang mempergunakan simbol-simbol vokal (bunyi ujaran) yang bersifat arbitrer, yang dapat diperkuat dengan gerak-gerik badaniah yang nyata. Ia merupakan simbol karena rangkaian bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia harus diberikan makna tertentu pula. Simbol adalah tanda yang diberikan makna tertentu, yaitu  mengacu kepada sesuatu yang dapat diserap oleh panca indra.
Berarti bahasa mencakup dua bidang, yaitu vokal yang dihasilkan oleh alat ucap manusia, dan arti atau makna yaitu hubungan antara rangkaian bunyi vokal dengan barang atau hal yang diwakilinya,itu. Bunyi itu juga merupakan getaran yang merangsang alat pendengar kita (yang diserap oleh panca indra kita, sedangkan arti adalah isi yang terkandung di dalam arus bunyi yang menyebabkan reaksi atau tanggapan dari orang lain).


Arti yang terkandung dalam suatu rangkaian bunyi bersifat arbitrer atau manasuka. Arbitrer atau manasuka berarti tidak terdapat suatu keharusan bahwa suatu rangkaian bunyi tertentu harus mengandung arti yang tertentu pula. Apakah seekor hewan dengan ciri-ciri tertentu dinamakan anjing, dog, hund, chien atau canis itu tergantung dari kesepakatan anggota masyarakat bahasa itu masing-masing.



3
3. Benarkah Bahasa Mempengaruhi Perilaku Manusia?

Menurut Sabriani (1963), mempertanyakan bahwa apakah bahasa mempengaruhi perilaku manusia atau tidak? Sebenarnya ada variabel lain yang berada diantara variabel bahasa dan perilaku. Variabel tersebut adalah variabel realita. Jika hal ini benar, maka terbukalah peluang bahwa belum tentu bahasa yang mempengaruhi perilaku manusia, bisa jadi realita atau keduanya.
Kehadiran realita dan hubungannya dengan variabel lain, yakni bahasa dan perilaku, perlu dibuktikan kebenarannya. Selain itu, perlu juga dicermati bahwa istilah perilaku menyiratkan penutur. Istilah perilaku merujuk ke perilaku penutur bahasa, yang dalam artian komunikasi mencakup pendengar, pembaca, pembicara, dan penulis.

 a.Bahasa dan realita
Fodor (1974) mengatakan bahwa bahasa adalah sistem simbol dan tanda. Yang dimaksud dengan sistem simbol adalah hubungan simbol dengan makna yang bersifat konvensional. Sedangkan yang dimaksud dengan sistem tanda adalah bahwa hubungan tanda dan makna bukan konvensional tetapi ditentukan oleh sifat atau ciri tertentu yang dimiliki benda atau situasi yang dimaksud. Dalam bahasa Indonesia kata cecak memiliki hubungan kausal dengan referennya atau binatangnya. Artinya, binatang itu disebut cecak karena suaranya kedengaran seperti cak-cak-cak. Oleh karena itu kata cecak disebut tanda bukan simbol. Lebih lanjut Fodor mengatakan bahwa problema bahasa adalah problema makna. Sebenarnya, tidak semua ahli bahasa membedakan antara simbol dan tanda. Richards (1985) menyebut kata table sebagai tanda meskipun tidak ada hubungan kausal antara objek (benda) yang dilambangkan kata itu dengan kata table.
Dari uraian di atas dapat ditangkap bahwa salah satu cara mengungkapkan makna adalah dengan bahasa, dan masih banyak cara yang lain yang dapat dipergunakan. Namun sejauh ini, apa makna dari makna, atau apa yang dimaksud dengan makna belum jelas. Bolinger (1981) menyatakan bahwa bahasa memiliki sistem fonem, yang terbentuk dari distinctive features bunyi, sistem morfem dan sintaksis. Untuk mengungkapkan makna bahasa harus berhubungan dengan dunia luar. Yang dimaksud dengan dunia luar adalah dunia di luar bahasa termasuk dunia dalam diri penutur bahasa. Dunia dalam pengertian seperti inilah disebut realita.
Penjelasan Bolinger (1981) tersebut menunjukkan bahwa makna adalah hubungan antara realita dan bahasa. Sementara realita mencakup segala sesuatu yang berada di luar bahasa. Realita itu mungkin terwujud dalam bentuk abstraksi bahasa, karena tidak ada bahasa tanpa makna. Sementara makna adalah hasil hubungan bahasa dan realita.

4
b.Bahasa dan Prilaku
Seperti yang telah diuraikan di atas, dalam bahasa selalu tersirat realita. Sementara perilaku selalu merujuk pada pelaku komunikasi. Komunikasi bisa terjadi jika proses decoding dan encoding berjalan dengan baik. Kedua proses ini dapat berjalan dengan baik jika baik encoder maupun decoder sama-sama memiliki pengetahuan dunia dan pengetahuan bahasa yang sama. (Omaggio, 1986).
Dengan memakai pengertian yang diberikan oleh Bolinger(1981) tentang realita, pengetahuan dunia dapat diartikan identik dengan pengetahuan realita. Bagaimana manusia memperoleh bahasa dapat dijelaskan dengan teori-teori pemerolehan bahasa. Sedangkan pemerolehan pengetahuan dunia (realita) atau proses penghubungan bahasa dan realita pada prinsipnya sama, yakni manusia memperoleh representasi mental realita melalui pengalaman yang langsung atau melalui pemberitahuan orang lain. Misalnya seseorang menyaksikan sebuah kecelakaan terjadi, orang tersebut akan memilikirepresentasi mental tentang kecelakaan tersebut dari orang yang langsung menyaksikannya juga akan membentuk representasi mental tentang kecelakaan tadi. Hanya saja terjadi perbedaan representasi mental pada kedua orang itu.

5.Bahasa sebagai Alat Komunikasi

Komunikasi merupakan akibat yang lebih jauh dari ekspresi diri. Komunikasi tidak akan sempurna bila ekspresi diri kita tidak diterima atau dipahami oleh orang lain. Dengan komunikasi pula kita mempelajari dan mewarisi semua yang pernah dicapai oleh nenek moyang kita, serta apa yang dicapai oleh orang-orang yang sezaman dengan kita.
Sebagai alat komunikasi, bahasa merupakan saluran perumusan maksud kita, melahirkan perasaan kita dan memungkinkan kita menciptakan kerja sama dengan sesama warga. Ia mengatur berbagai macam aktivitas kemasyarakatan, merencanakan dan mengarahkan masa depan kita (Gorys Keraf, 1997 : 4).
Pada saat kita menggunakan bahasa sebagai alat komunikasi, kita sudah memiliki tujuan tertentu. Kita ingin dipahami oleh orang lain. Kita ingin menyampaikan gagasan yang dapat diterima oleh orang lain. Kita ingin membuat orang lain yakin terhadap pandangan kita. Kita ingin mempengaruhi orang lain. Lebih jauh lagi, kita ingin orang lain membeli hasil pemikiran kita. Jadi, dalam hal ini pembaca atau pendengar atau khalayak sasaran menjadi perhatian utama kita. Kita menggunakan bahasa dengan memperhatikan kepentingan dan kebutuhan khalayak sasaran kita.
Pada saat kita menggunakan bahasa untuk berkomunikasi, antara lain kita juga mempertimbangkan apakah bahasa yang kita gunakan laku untuk dijual. Oleh karena itu, seringkali kita mendengar istilah “bahasa yang komunikatif”.

5
Misalnya, kata makro hanya dipahami oleh orang-orang dan tingkat pendidikan tertentu, namun kata besar atau luas lebih mudah dimengerti oleh masyarakat umum. Kata griyamisalnya, lebih sulit dipahami dibandingkan katarumah atau wismaDengan kata lain, kata besar, luas, rumah, wismadianggap lebih komunikatif karena bersifat lebih umum. Sebaliknya, kata-kata griya atau makro akan memberi nuansa lain pada bahasa kita, misalnya, nuansa keilmuan, nuansa intelektualitas, atau nuansa tradisional.

Bahasa sebagai alat ekspresi diri dan sebagai alat komunikasi sekaligus pula merupakan alat untuk menunjukkan identitas diri. Melalui bahasa, kita dapat menunjukkan sudut pandang kita, pemahaman kita atas suatu hal, asal usul bangsa dan negara kita, pendidikan kita, bahkan sifat kita. Bahasa menjadi cermin diri kita, baik sebagai bangsa maupun sebagai diri sendiri.

Posted on 13.14 by Unknown

No comments

Jumat, 21 September 2012

WAWASAN NUSANTARA Di Susun Oleh : DEWI K. Tingkat / Program : I / D-III Kebidanan Dosen Pembimbing : Bpk. Sri Haryanto, S.Pd Mata Kuliah : Kewarganegaraan STIKES DARMA HUSADA KATA PENGANTAR Puji syukur saya ucapkan atas kehadirat Allah SWT, karena dengan rahmat dan karunia-Nya saya masih diberi kesempatan untuk menyelesaikan makalah ini. Tidak lupa saya ucapkan kepada dosen pembimbing dan teman-teman yang telah memberikan dukungan dalam menyelesaikan makalah ini. Penulis menyadari bahwa dalam penulisan makalah ini masih banyak kekurangan, oleh sebab itu penulis angat mengharapkan kritik dan saran yang membangun. Dan semoga sengan selesainya makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca dan teman-teman. Amin... Penulis DAFTAR ISI KATA PENGANTAR DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Tujuan Metode Penulisan BAB II PEMBAHASAN BAB III PENUTUP Kesimpulan BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah Manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan YME dan sebagai wakil Tuhan di bumi yang menerima amanat-Nya untuk mengelola kekayaan alam. Sebagai hamba Tuhan yang mempunyai kewajiban untuk beribadah dan menyembah Tuhan Sang Pencipta dengan tulus Tujuan Tujuan dalam penulisan makalah ini adalah untuk menambah pengetahuan dan diharapkan bermanfaat bagi kita semua. Metode Penulisan Penulis mempergunakan metode observasi dan kepustakaan. Cara - cara yang digunakan pada penelitian ini adalah : Studi Pustaka Dalam metode ini penulis membaca buku-buku yang berkaitan denga penulisan makalah ini. BAB II PEMBAHASAN Dasar Pemikiran Kehidupan manusia di dunia mempunyai kedudukan sebagai hamba Tuhan YME dan sebagai wakil Tuhan (khalifullah) di bumi yang menerima amanat-Nya untuk mengelola kekayaan alam. Manusia dalam melaksanakan tugas dan kegiatan hidupnya bergerak dalam dua bidang universal filosofis dan sosial politis. Di bidang universal filosofis trasenden dan idealistik, sedangkan bidang sosial politis bersifat imanen dan realistis yang bersifat lebih nyata dan dapat dirasakan. Sebagai negara kepulauan dengan masyarakatnya yang ber-bhinneka, negara Indonesia memiliki unsur-unsur kekuatan dan kelemahan. Kekuatannya terletak pada posisi dan keadaan gegrafis yang strategis dan kaya sumber daya alam. Kelemahannya terletak pada wujud kepulauan dan keanekaragaman masyarakat yang harus disatukan dalam satu bangsa dan satu tanah air. Pengertian Wawasan Nusantara Cara pandang bangsa Indonesia tentang diri dan lingkungannya yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 serta sesuai dengan geografi wilayah nusantara yang menjiawai kehidupan bangsa dalam mencapai tujuan atau cita-cita nasional. Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Wawasan Nusantara 1. Wilayah. 2. Geopolitik dan Geostrategi. 3. Perkembangan wilayah Indonesia dan dasar hukumnya. Unsur-unsur Dasar Wawasan Nusantara 1. Wadah Wawasan Nusantara sebagai wadah meliputi 3 komponen : a. Wujud Wilayah Batas ruang lingkup wilayah nusantara ditentukan oleh lautan yang di dalamnya terdapat gugusan ribuan pulau yang saling dihubungkan oleh dalamnya perairan. Oleh karena itu nusantara dibatasi oleh lautan dan daratan serta dihubungkan oleh perairan dalamnya. Sedangkan secara vertikal ia merupakan suatu bentuk kerucut terbuka keatas dengan titik puncak kerucut di pusat bumi. Letak geografis negara berada di posisi dunia anatar 2 samudra, yaitu pasifik dan samudera hindia dan antara dua benua, yaitu asia dan australia. Letak geografis ini berpengaruh besar terhadap aspek-aspek kehidupan nasional Indonesia. Perwujutan wilayah nusantara menyatu dalam kesatuan politik, ekonomi, sosial-busaya dan pertahanan keamanan. b. Tata Inti Organisasi Bagi Indonesia. Tata inti organisasi negara berdasarkan pada UUD 1945 yang menyangkut bentuk dan kedaulatan negara, kekuasaan pemerintah, sistem pemerintahan, dan sistem perwakilan. Negara Indonesia adalah negara kesatuan yang berbentuk Republik. Kedaulatan berada di tangan rakyat yang sepenuhnya oleh majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). Sistem pemerintahannya menganut sistem presidensial. Indonesia merupakan Negara Hukum (Rechk Staat) bukan hanya kekuasaan. c. Tata Kelengkapan Organisasi Isi wawasan nusantara tercermin dalam perspektif kehidupan manusia Indoensia dalam eksistensinya yang meliputi : a) Cita-cita bangsa Indonesia tertuang dalam pembukaan UUD 1945. Negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Rakyat Indonesiayang berkehidupan kebangsaan yang bebas. Pemerintahan negara Indonesia melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. b) Asas keterpaduan semua aspek kehidupan nasional berciri manunggal. Satu kesatuan wilayah nusantara mencakup daratan, perairan dan dirgantara. Satu kesatuan politik. Satu kesatuan sosial budaya. Satu kesatuan ekonomi, atas asas usaha bersama. Satu kesatuan pertahanan dan keamanan. Satu kesatuan kebijakan nasional. 2. Tata Laku Wawasan Nusantara Mencangkup Dua Segi a. Tata laku batinia Wawasan Nusantara berlandaskan pada falsafah Pancasila untuk membentuk sikap mental. b. Tata laku lahiriah Wawasan Nusantara diwujudkan dalam satu sistem organisasi meliputi : perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan pengadilan. Implementasi Wawasan Nusantara 3. Wawasan Nusantara sebagai pancaran falsafah Pancasila. 4. Wawasan Nusantara dalam pembangunan nasional. a. Perwujudan kepulauan Nusantara sebagai satu kesatuan politik. b. Perwujudan kepulauan Nusantara sebagai kesatuan ekonomi. c. Perwujudan kepulauan Nusantara sebagai satu kesatuan sosial budaya. d. Perwujudan kepulauan Nusantara sebagai satu kesatuan pertahanan keamanan. 5. Penerapan wawasan Nusantara. 6. Hubungan wawasan Nusantara. BAB III PENUTUP Demikian makalah tentang wawasan Nusantara yang saya buat, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. Kesimpulan Jadi wawasan Nusantara adalah sebagai cara pandang bangsa Indonesia mengenal diri dan tanah air sebagai negara kepulauan dari berbagai aspek kehidupan. DAFTAR PUSTAKA - Buku Pendidikan Kewarganegaraan

Posted on 19.58 by Unknown

No comments

Kamis, 20 September 2012

LSM American Freedom Defence Initiative (AFDI) siap menyebarkan poster kontroversi di stasiun kereta bawah tanah di Kota New York, Amerika Serikat (AS). Mereka berhasil mendapatkan izin dari otoritas setempat. "Dalam peperangan antara warga beradab dan biadab, dukunglah mereka yang beradab. Dukung Israel dan lawan Jihad," demikian yang tertulis di selebaran AFDI, seperti dikutip Fox News , Kamis (20/9/2012). Gerakan anti-Islam itu dijalankan oleh perempuan bernama Pamela Geller. Sikap mereka sempat ditolak oleh Otoritas Transportasi New York (MTA), karena poster-poster yang mereka sebarkan mengandung bahasa kasar. Mereka pun sempat ditegur oleh Pengadilan Manhattan. Geller mengatakan pada media bahwa, dirinya tidak peduli bila selebaran atau poster-posternya di stasiun kereta itu akan memicu kontroversi. Pendukung Israel itu juga menyinggung Amandemen Pertama di Negeri Paman Sam. Kemunculan poster-poster anti-Islam itu tampaknya akan menjadi masalah baru setelah film Innocent of Muslims dan kartun Nabi Muhammad muncul. New York juga akan mempersiapkan diri untuk menerima sejumlah kepala negara dari seluruh negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Council on American Islamic Relation (CAIR) pun kecewa keputusan itu. Mereka mengajak seluruh warga Muslim di Negeri Paman Sam untuk mengecam poster-poster yang disebarkan oleh AFDI. "Menurut kami, Amandemen Pertama memperbolehkan seluruh warga menjadi fanatik atau bisa pula menjadi idiot seperti Pamela Geller. Kami berharap dia tidak membuat provokasi dan menyebar kebencian, namun ini adalah Amerika, dia berhak melakukan hal itu," ujar juru bicara CAIR Ibrahim Hooper. "Kami mendesak seluruh warga Muslim untuk memanfaatkan haknya yaitu mengecam poster itu di depan publik. Hal yang paling berbahaya adalah menyebarnya kebencian di masyarakat AS yang dapat memicu serangan terhadap orang-orang yang tidak bersalah," tegas Hooper.

Posted on 15.59 by Unknown

No comments

Rabu, 19 September 2012

1. Selektif dalam Memilih Makanan yang Halalan dan Toyyiban. Rasulullah SAW hanya makan makanan yang halal, dalam arti bukan makanan haram yang diperoleh dari usaha atau cara yang tidak dibenarkan secara syariat. Dengan kata lain, Rasulullah SAW selalu makan makanan yang diperoleh dengan cara yang benar. Bukan makanan dari hasil curian, bukan berasal dari uang korupsi, dan sebagainya. Halal terkait dengan urusan akhirat. Sementara tayyibterkait dengan urusan duniawi, seperti baik tidaknya untuk kesehatan kita, atau bergizi atau tidaknya makanan yang kita makan. Sate kambing, sebagai contoh, memang merupakan makanan yang halal, karena diperoleh dari membeli dengan menggunakan uang dari jerih payah dalam bekerja, bukan uangkorupsi dan atau bukan berasal dari hasil mencuri. Namun sate kambing bukan makanan yang tayyib bagi seseorang yang mungkin mengalami tekanan darahtinggi. 2. Tidak Makan Sebelum Lapar, dan Berhenti Makan Sebelum Kenyang. Dalam hal ini, Rasulullah SAW tidak makan sampai terlalu kenyang. Tidak makan sampai di luar batas kemampuan perutnya. Rasulullah mempertimbangkan kemampuan perut dengan perbandingan yang seimbang antara sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiganya lagi untuk udara (oksigen) di dalam perut. Perbadingan ideal tersebuthanya dapat dilakukan jika beliau tidak makan sebelum lapar, segera berhenti makan sebelum kenyang. Dengan kata lain, makanyang baik adalah pada waktunya. Penyakit maag pada umumnya terjadi karena cara makan yang tidak teratur. 3. Makan Dengan Tenang, Tumakninah, Tidak Tergesa-Gesa, Dengan Tempo Yang Sedang. Cara makan yang dilakukan Rasulullah SAW ternyata sangat sesuai dengan anjuran kesehatan,agar kita mengunyah makanan sampai sekitar 32 kali, sehingga makanan yang kita makan sampai di usus besar dapat dicernakkan dengan mudah, dan kemudian diserap di usus halus dengan mudah pula. Tugas usus akan sangat terbantu oleh cara makanyang tenang, tumakninah, tidak tergesa-gesa, dan dengan tempo yang sedang. Kita akan menikmatilezatnya makanan yang kita makan dengan cara makan yang demikian. Dan dengan demikian, rasa syukur akan muncul ketika kita makan, di samping memulai makan dengan basmallah dan mengakhirinya dengan hamdallah. 4. Cepat Tidur dan Cepat Bangun. Jika sudah waktunya tidur, maka Rasulullah SAW akan cepat tidur. Tidur yang tepat di malam hari kira-kira adalah seusai istirahat setelah shalat Isya, kurang lebih pukul 21.30. Kemudian kira-kira pukul 03.00 sudah bangun di pertiga malam untuk shalat malam. Dengan demikian waktu yang digunakan untuk tidur adalah kurang dari delapan jam. Dalam konteks ini, penggunaan waktu 24 jam dalam satu hari satu malam, adalah sepertiga untuk bekerja, sepertiga untuk beribadah kepada Allah, dan sepertiga lagi adalah untuk tidur yang cukup. Tentu saja, perbandingan ini tidaklah kaku, melainkan dalam pengertian dalamkeseimbangan. Dalam hal urusan tidur, beliau tidak tidur melebih kebutuhan, namun tidak juga menahan diri tidak menahan diri untuk tidur sesuai dengan kebutuhan. Dalam hal kebutuhan tidur yang melebih kebutuhan ini pernah diadakan penelitian oleh Daniel F. Kripke, seorang ahli psikiatri Universitas California, Amerika Serikat. Penelitiannya yang dilakukan di Jepang dan Amerika Serikat selama 6 tahun dengan respondenberusia 30 – 120 tahun, dapat diambil kesimpulan bahwa orang yang memiliki kebiasaan tidur lebihdari 8 jam sehari memiliki resiki kematian yang lebih cepat. Hal ini sangat berlawanan dengan mereka yang memiliki kebiasaan tidur kurang dari delaman jam, 6 – 7 jam, maksimal 8 jam. Menurut riwayat, cara tidur Rasulullah adalah miring ke kanan,menghadap kiblat. Jika sudah penat dengan cara ini, kemudian beliau miring ke kiri barang sejenak dan kemudian miring ke kanan kembali. 5. Selalu Istiqamah Melaksanakan Puasa Sunah, di Luar Puasa Wajib Ramadhan. Dari segi kesehatan, puasa merupakan satu bentuk pemberian istirahat bagi sistem pencernakan makanan kita. Ibaratmesin, sistem pencernakan kita memerlukan masa overhaul atau turun mesin untuk merevitalisasi kemampuan mesin. Demikian juga dengan sistem pencernakan kita, juga memerlukan turun mesin agar dapat mempunyai tenaga kembali untuk melakukan tugasnya dalam mencernakkan makanan dalam tubuh kita.

Posted on 19.09 by Unknown

No comments

Virgo (22 Agustus-22 September) Umum: Pengetahun tidaklah cukup, Anda harus mengamalkannya. Niat tidaklah cukup, Anda harus melakukannya. Cinta: Di saat kita tersadar, akan kerendahan hati, di saat itu pula kesombongan dan keangkuhan akan sirna dengan sendirinya. Cancer (21 Juni-20 Juli) Umum: Jangan takut untuk mengambil satu langkah besar bila memang itu diperlukan. Anda takkan bisa melampaui sebuah jurang hanya dengan dua lompatan kecil. Buatlah yang besar sehingga lebarnya rintangan mampu Anda lampaui. Cinta: Ketika kenyataan tak sejalan dengan harapanmu, ingatlah pada-Nya dan Dia akan menyiapkan rencana hebat untukmu. Leo (21 Juli-21 Agustus) Umum: Saat menghadapi kesulitan, beberapa orang akan memiliki sayap. Sedangkan yang lain memilih mencari tongkat penyangga. Cinta: Kesepian yang sesungguhnya adalah ketika kamu tidak lagi mampu mendengar suara hatimu sendiri. Libra (23 September-22 Oktober) Umum: Seseorang yang melihat kebaikan dalam berbagai hal berarti memiliki pikiran yang baik. Dan yang memiliki pikiran yang baik mendapatkan kenikmatan hidup. Cinta: Jangan bersedih ketika melakukan kesalahan. Dengan kesalahan kita banyak belajar, karena kesalahan kita menjadi pintar. Scorpio (23 Oktober-22 November) Umum: Sabar memiliki dua sisi. Sisi yang satu adalah sabar, sisi yang lain adalah bersyukur kepada Tuhan. Cinta: Ketika Anda merasa tak ada yang peduli, bercerminlah. Orang yang ada di sana membutuhkan Anda lebih dari siapa pun. Sagitarius (23 November-22 Desember) Umum: Setiap orang mencoba mencapai sesuatu hal yang besar. Ketahuilah, tanpa disadari hidup adalah kumpulan dari hal-hal kecil. Cinta: Hanya karena seseorang tersenyum padamu, tak berarti dia menyukaimu. Jangan terlalu berharap. Capricorn (21 Desember-19 Januari) Umum: Orang sukses takkan pernah mengeluh bagaimana akan gagal. Berusahalah bagaimana untuk berhasil jauh lebih baik dibandingkan dengan memikirkan sebuah kegagalan. Cinta: Cinta itu bukan hanya tentang kata-kata indah. Cinta menunjukkan seseorang betapa berartinya dirinya. Aquarius (20 Januari-18 Februari) Umum: Orang sukses takkan pernah mengeluh bagaimana akan gagal. Berusahalah bagaimana untuk berhasil jauh lebih baik dibandingkan dengan memikirkan sebuah kegagalan. Cinta: Cinta itu bukan hanya tentang kata-kata indah. Cinta menunjukkan seseorang betapa berarti dirinya. Pisces (19 Februari-20 Maret) Umum: Kesuksesan itu penuh tantangan, gagal sekali dua kali itu biasa. Tetaplah konsisten dengan mimpi Anda. Cinta: Jangan buang waktumu menyesali masa lalu, habiskan waktumu belajar darinya, agar di masa depan kamu bisa memiliki yang lebih baik. Aries (21 Maret-20 April) Umum: Berlarilah sekencang mungkin, realisasikanlah target untuk hidup lebih baik. Cinta: Jangan habiskan waktumu memikirkan seseorang yang bahkan sedetikpun tak pernah memikirkanmu. Taurus (21 April-20 Mei) Umum: Buka mata dan hati kalian. Hidup yang hanya satu kali ini manfaatkanlah secara bijaksana. Cinta: Salah satu hal paling menyakitkan dalam cinta adalah mencintai seseorang. Gemini (21 Mei-20 Juni) Umum: Berusahalah untuk tidak menjadi manusia yang berhasil, tapi berusahalah menjadi manusia yang berguna. Cinta: Ketika hal buruk terjadi, percayalah hal baik juga akan datang. Hadapilah tanpa rasa takut. Cepat atau lambat semuanya akan lebih baik.

Posted on 18.33 by Unknown

No comments

Pemain Real Madrid, Cristiano Ronaldo, adalah sosok yang paling tidak disukai oleh para fans rival abadi timnya, Barcelona. Namun, Dani Alves malah menginginkan Ronaldo bermain untuk Barcelona. Keinginan Alves itu memang hanya sekedar khayalan dirinya, bila menjadi seorang presiden El Barca. Ya, khayalannya tersebut bermula di saat hubungan Ronaldo dan Madrid tidak dalam keadaan baik, yang mana Ronaldo mengaku tak bahagia berada di Madrid. “Apabila saya seorang yang bertanggung jawab akan klub ini, maka saya ingin ada Cristiano berada di tim saya. Memang tak ada manusia yang sempurna, namun saya sangat menyukai Cristiano Ronaldo,”ungkapnya, seperti dilansir ESPN. Tetapi, bagi Alves sendiri kesedihan mantan pemain Manchester United tersebut tak lebih dari bentuk ekspresi seorang pemain saja. "Setiap orang memiliki caranya masing-masing. Saya tak ingin mengkritisi hal tersebut. Cara saya pun belum tentu benar bagi banyak orang,”ujarnya. Meski begitu, mantan pemain Sevilla ini tetap menilai bahwa Lionel Messi masih lebih baik dibandingkan Ronaldo dan pemain-pemain lainnya. “Messi adalah segala hal yang orang bilang tentangnya dan masih akan banyak lagi. Tentunya saya merasa terhormat bisa satu tim dengannya. Saya ini Messi (yang terbaik), baru pemain lainnya,”pungkasnya.

Posted on 17.42 by Unknown

No comments

Menteri BUMN Dahlan Iskan akan mengawal proses banding PT Telkomsel yang dinyatakan pailit di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Anak usaha Telkom ini digugat pailit oleh PT Prima Jaya Informatika. Dahlan pun menyatakan siap mengawal secara hukum kasus yang dialami oleh Telkomsel. "Telkomsel kan ajukan banding. Jadi akan kita kawal dalam proses bandingnya nanti," ujar Dahlan, di Gedung DPR-RI, Jakarta, Rabu (19/9/2012). Kesiapan Dahlan tersebut menjawab permintaan Fraksi PDI Perjuangan Maruarar Sirait, yang meminta Dahlan untuk turun tangan mengawal permasalahan hukum yang sedang dialami oleh PT Telkomsel sebagai anak perusahaan PT Telkom. "Kami meminta Pak Dahlan sebagai Menteri BUMN untuk mengawal proses hukum yang berlaku. Karena saat ini saya lihat jarang sekali seorang Menteri turun tangan apabila ada perusahaan negara yang sedang bermasalah," ungkap Maruarar. Menurut Dahlan, permasalahan Telkomsel diakibatkan karena faktor terlalu percaya diri yang berlebihan dari PT Telkomsel tanpa mempejari lebih jauh aspek-aspek hukum. "Telkomsel merasa pede karena mempunyai data-data yang akurat dan memang data itu menunjukkan bahwa perusahaan tidak dalam keadaan pailit. Namun sejatinya Telkomsel jangan terlalu pede," tegas Dahlan. Dahlan mengaku bahwa selama ini jika ada perusahaan BUMN atau anak perusahaan BUMN yang terbelit hukum maka diselesaikan secara mandiri tanpa mendapatkan kawalan langsung dari Kementerian BUMN. "Sebetulnya itu urusan korporasi yah. Saya sudah ketemu langsung dengan direksinya sebelum perkara itu disidangkan," tukas Dahlan.

Posted on 17.18 by Unknown

No comments

Jumat, 07 September 2012

Tim Indonesia Aid berhasil masuk ke Sittwe, ibu kota Rakhine, salah satu negara bagian di Myanmar untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan dari masyarakat Indonesia bagi pengungsi Rohingya. Upaya ini berhasil setelah melakukan assessment selama empat hari agar bantuan benar-benar sampai langsung di tangan para pengungsi.“Alhamdulillah akhirnya tugas mulia ini terwujud,”ungkap Ketua Tim Indonesia Aid M. Sabeth Abilawa melalui pesan elektronik dari Sittwe, Jumat (7/9/2012). Indonesia Aid adalah forum bersama lembaga kemanusiaan di Indonesia seperti Dompet Dhuafa, PKPU, dan Rumah Zakat untuk membantu pengungsi Rohingya dan bencana kemanusiaan lainnya. Corporate Secretary Dompet Dhuafa ini menceritakan bagaimana sulitnya menembus Kota Sittwe yang sempat dilanda kerusuhan etnik Juni lalu. Sebagaimana diketahui, hingga saat ini Pemerintah Myanmar masih menutup diri bagi lembaga-lembaga asing.“Hanya PBB dan komite ICRC (Palang Merah) yang diperbolehkan masuk,”tuturnya. Selain itu, suasana Kota Sittwe hingga kini masih belum kondusif sepenuhnya. Pemerintah masih menerapkan jam malam dan menyeleksi secara ketat warga asing yang akan masuk ke kota ini.“Masih banyak tentara dan polisi yang berjaga-jaga di sudut-sudut kota,”ceritanya. Selain itu, masjid masih tidak diperbolehkan untuk ibadah bagi umat muslim dan dijaga oleh tentara. Demikian juga dengan Pagoda dan Vihara yang dijaga ketat oleh militer Myanmar yang didatangkan dari Ibukota Yangoon. “Duka akibat konflik ini masih sangat jelas terlihat di masyarakat, aroma ketakutan muncul dari kedua belah pihak baik etnik Rakhine maupun Rohingya. Rasa curiga dan was-was sewaktu waktu bisa tersulut kembali apabila tak ada penanganan yang baik dari otoritas setempat,”jelasnya. Lebih lanjut Sabeth mengatakan, saat ini kondisi pengungsi Rohingya cukup memprihatinkan mengingat hujan lebat terus turun di wilayah ini.“Kondisi ini memperburuk pengungsi, mereka sangat rentan penyakit karena makanan dan obat-obatan yang terbatas,”tukasnya. Tim dari Dompet Dhuafa sendiri, selama dua hari ini telah menyalurkan bantuan di 4 titik, 2 di kamp pengungsi Bengali dan Mingan, dan 2 titik lainnya di desa Thay Shaung dan desa Thandole. Migan Kamp dihuni sekitar 307 pengungsi, sedangkan Bengali kamp yang berisi etnis Rohingya dihuni sekitar 2000 pengungsi. Tak seperti lembaga lain yang mengirimkan bantuan dari Yangoon maupun dari Indonesia menggunakan kapal, Dompet Dhuafa memberikan bantuan berupa bahan makanan dan perlengkapan lainnya dengan membeli langsung di pasar tradisional di Sittwe. Jumlah bantuan yang didistribusikan adalah 1.000 karung beras, 400 liter minyak goreng, 352 selimut, 200 karung kentang, 400 paket ikan kering, 1.000 kardus mie instan, bawang putih dan perlengkapan lainnya seperti sabun, perangkat mandi. Dompet Dhuafa berharap pemerintah Myanmar memberikan kemudahan akses bagi bantuan-bantuan internasional, karena menurut Sabeth, kondisi sebagian desa seperti Thandole dan Thay Shaung sangat memprihatinkan.“Rumah rumah warga yang terbakar ludes belum bisa diperbaiki sama sekali,”pungkasnya.

Posted on 15.47 by Unknown

No comments