Nilai mata uang rupiah
tertekan kondisi neraca perdagangan,
sehingga perlu depresiasi agar dapat
memperkuat ekspor. Rupiah pun disebut
sebagai mata uang yang mleemah
tersignifikan di Asia.
"Bila dibandingkan dengan mata uang di
Asia, depresiasi rupiah adalah yang
terbesar saat ini," kata Head of Research
KSK Financial Group, David Cornelis
kepada Okezone, Senin (2/12/2012).
Dalam jangka pendek-menengah, rupiah
masih flat sejak akhir kuartal III lalu,
di zona sempit Rp9.581-Rp9.664, dan
saat ini berada pada rata-rata kuartalan
di Rp Rp9.613.
Walau begitu, dia menyatakan
perekonomian Indonesia sangat baik
dengan 6,3 persen dengan target inflasi
di bawah 5 persen, hanya kalah dari
China dengan 7,5 persen.
Sebelumnya, nilai tukar rupiah bergerak
menguat pada akhir pekan lalu. Rupiah,
Jumat (30/11/2012) berada ke Rp9.605
per USD menurut kurs tengah Bank
Indonesia (BI). Nilai tukar rupiah ini
menguat jika dibandingkan dengan
periode perdagangan sebelumnya
Rp9.610. Menurut Bloomberg, rupiah ada
di Rp9.607.
Sementara menurut yahoofinance, rupiah
ada di Rp9.615 per USD. Di mana
kisaran perdagangan harian ada di
Rp9.602-Rp9.627.